Seneng Syukur, Sedih Sabar

Tuhan Maha Pemberi…
Tuhan memberi musibah dan anugerah pada setiap manusia…

Sering manusia terjebak pemikirannya sendiri bahwa pemberian yang baik adalah anugerah dan pemberian yang buruk adalah musibah…

Namun pada kenyataannya bahwa tidak semua anugerah mengantar manusia pada kebaikan dan tidak semua musibah mengantar pada keburukan…

melalui hidup, Tuhan mengajarkan saya bahwa baik musibah maupun anugerah adalah pemberian Tuhan…Apapun pemberian Tuhan harus mengatarkan kita pada kebaikan…

melalui pemberian musibah kita dilatih bersabar, kuat, bertahan dan berusaha
dan melalui pemberian anugerah kita dilatih untuk bersyukur, bahagia dan berbagi…

Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk antara musibah maupun anugerah jika keduanya mengantar kita pada sesuatu yang lebih baik…

baik dibalik musibah maupun anugerah, Tuhan menitipkan hikmah, jangan sampai musibah dan anugerah menutup mata dan mata hati kita untuk melihat hikmah dan kebaikan Tuhan dibalik keduanya…

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya.
(QS. Al Baqarah 2: 286)
Lagi seneng dan hidup dipenuhi anugerah dan kelonggaran merapat ke Allah dengan syukur,
Lagi sedih, hidup dipenuhi musibah, dan kekurangan merapat ke Allah dengan sabar.
Jangan ada jarak di antara kita dan Allah,
karena sering ada yang ikut ngisi jarak. Makin jauh jarak makin banyak yang ngisi dan numpangin.
Sebaiknya-baiknya menyikapi musibah dan anugerah yang diberikan Allah dalam perjalanan hidup kita adalah mendekatkan diri pada yang telah mempercayakan ujian dan anugerah.
Kok ada yang bunuh diri, ngerusak diri dan harga diri ketika tidak kuat dengan cobaan? karena beberapa orang lebih memilih merapat ke kesesatan dan kenegatifan. Bukan merapat ke Yang Maha Besar mengakibatkan akhirnya makin lebar jarak ma Allah dan hasilnya banyak yg ngisi jarak (pikiran negatif, dan mahkluk yang suka membuat manusia menjadi lemah).
Makin jauh dari Allah bukan menunjukan kita kuat, justru ini akan melemahkan kita.